Cerita SumutPilihan

BitterSweet: Rasa Baru di Dunia Musik

Kamis, 04 Mei 2017 13:44:20 | Dibaca: 279
<br>

golden Gate Publisher

Bergabung: 04 Mei 2017
Bagikan:
Dunia musik masa kini sudah sangat besar perkembangannya. Para penggiat musik belomba-lomba untuk menciptakan karya dengan berbagai jenis dan aliran musik yang berbeda. Seperti pada masa sekarang ini, salah satu aliran yang banyak digandrungi para penikmat musik ialah Alternative / Indie Rock. 

Sebelum dikenal sebagai rock alternatif, aliran ini mempunyai banyak variasi nama yang umum digunakan. Pada tahun 1980-an di Amerika Serikat, istilah yang umum digunakan adalah college rock (Rock Universitas). Istilah ini digunakan karena banyak mahasiswa yang menyukai aliran musik jenis ini pada zamannya. Di Inggris, istilah yang biasa digunakan adalah indie. 

Band beraliran tersebut juga sudah banyak merajai dan memikat banyak hati pendengarnya. Untuk skala internasional, ada Arctic Monkeys, The Strokes, Radiohead dan masih banyak lagi. Indonesia sendiri pun tidak tertinggal dengan tren aliran music ini. Sudah banyak band pentolan Pulau Jawa yang meraih kesuksesannya melalui aliran ini hingga mancanegara.

Tidak hanya sampai disitu saja, di Pulau Sumatra, tepatnya di Provinsi Sumatra Utara sudah ada beberapa band lokal Kota Medan yang mengusung aliran indie rock sebagai fokus mereka dalam bermusik. Bittersweet merupakan salah satu band Indie Rock Medan yang berkecimpung di dunia music sejak Juli 2015. 

Keseimbangan dalam hidup, yang kadang pahit tapi juga manis merupakan arti dari nama band Bittersweet. Band ini juga mengalami pahit manis dalam perjalanan karirnya dimulai dari pergantian personil band dan juga suka duka selama tampil dalam berbagai acara.

Band yang debut dengan membawakan lagu orisinil mereka, yaitu Midnight ini telah merilis hingga enam lagu antara lain, Midnight, This One Pretty Liar, Drapetomania, Lost, Pure Love dan Estern. Dengan membawakan lagu-lagu tersebut, Bittersweet sudah mampu mengisi acara-acara bergengsi seperti Rock Anthem, Urban Gigs, dan acara lainnya di kota Medan. 

Bittersweet yang mengidolakan Arctic Monkeys dan Efek Rumah Kaca sebagai kiblatnya dalam bermusik ini mengaku bahwa bermusik merupakan sarana mereka dalam menyalurkan hobi dan bakat mereka tanpa meninggalkan prioritas utama, yaitu pendidikan.

Kini, Bittersweet yang beranggotakan empat personil yakni, Ferri sebagai Vokalis, Satria sebagai Bassist, dan Furqan sebagai drummer tengah menempuh pendidikan di bangku perkuliahan di Universitas Sumatera Utara (USU) dan juga Andika sebagai Gitaris di Universitas Islam Sumatera Utara. Keempat-empatnya juga mengambil jurusan yang sama, yaitu Ilmu Hukum. 

Band ini sekarang sedang fokus dalam pembuatan mini album mereka yang berjudul "Bipolar Disorder" dan direncanakan akan launching pada akhir April 2017. Mini album ini mengangkat kisah seputar percintaan muda-mudi masa kini. Kedepannya, Bittersweet berharap agar lagu-lagu mereka dapat dikenal dan diapresiasi di masyarakat. 
"Harapannya dari mini album ini, banyak yang suka dan banyak juga yang hafal lirik lagunya, biar waktu kami tampil banyak yang nyanyi, kan kami bangga," tutur Ferri selaku Vokalis. 

Bittersweet juga berharap, agar kedepannya mereka dapat merilis album resminya dan dapat merambah ke jenjang yang lebih tinggi lagi hingga tingkat nasional dan juga ke internasional. 
Beri Nilai:

Nilai: 1

amien

Bermanfaat

Komentar: 1

amien

Jumat, 19 Mei 2017 16:55:23
kapan album mininya di lauching, gan??
Anda harus login terlebih dahulu untuk memberi komentar
Tentang Kami Syarat dan Ketentuan