Cerita Sumut

Selamat HUT ke-73 Bhayangkara, Catatan Penting untuk Evaluasi

Rabu, 24 Juli 2019 10:47:38 | Dibaca: 59

Karman

Bergabung: 24 Jul 2019
Bagikan:
Kepolisian Negara (Polri) belum lama ini merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) yang ke-73 Bhayangkara. Sejumlah catatan dan evaluasi telah disampaikan sejumlah petinggi Polri.

Dalam sebuah wawancara dengan media, Wakapolri Komjen Ari Dono Sukmanto berharap institusi Polri semakin solid dan kuat. "Harapan kita ke depan tentunya kita akan semakin kuat, kita akan semakin solid," kata Ari, Senin (01/07/2019).

Ari mengatakan, Polri akan terus membenahi diri dan berupaya memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat. Di sisi lain, Ari mengatakan wajar jika masih ada keluhan dari masyarakat terkait kinerja Polri. Misalnya, di bidang reserse dan lalu lintas. Menurut Ari, lambatnya penanganan kasus di reserse dapat disebabkan sejumlah hal, seperti kurangnya barang bukti.

Hal lain yang hendak menjadi catatan dan bahan evaluasi adalah terkait pemakaian informan polisi atau yang biasa disebut Cepu. Penggunaan informan tentu sangat penting bagi polisi dan dibenarkan secara ketentuan, namun tidak jarang penggunaan cepu menimbulkan masalah baru. Antara lain dikarenakan penyalahgunaan cepu yang justru kemudian menjadi alat untuk membuat "deal" dengan target yang kemudian menjadi korban pemerasan.

Sebut saja, pemerasan yang dilakukan AKBP PN dan kawan-kawan terhadap pengusaha karaoke di Bandung pada tahun 2015. AKBP PN yang ketika itu menjabat Kanit III Subdit V Dittipidnarkoba Bareskrim Polri. AKBP PN bersama informan terbukti melakukan pemerasan terhadap orang yang diduga melakukan perdagangan narkoba. Pemerasan dilakukan dengan modus agar "target" terbebas dari jeratan hukum dengan memberikan sejumlah imbalan.

Hal ini tentu tidak perlu terjadi jika dalam penggunaan informan benar-benar untuk mengungkap kasus kejahatan. Artinya, proses dilakukan sesuai dengan prosedur hukum yang berlaku, tidak justru melakukan "perdamaian" di lapangan yang berujung pada pemerasan.

Sekali lagi, Polri perlu melakukan evaluasi terhadap penggunaan informan, diperlukan informan yang benar-benar membantu kinerja kepolisian buka justru memanfaatkan posisinya untuk kepentingan pribadi atau oknum-oknum tertentu.*
Beri Nilai:

Nilai: 0

Komentar: 0

Anda harus login terlebih dahulu untuk memberi komentar
Tentang Kami Syarat dan Ketentuan