Cerita SumutPilihan

Jembatan Payaroba Rusak, Jalan Alternatif Menjadi Pilihan, Namun Sopir Keluhkan Pungutan Liar

Selasa, 18 Oktober 2016 11:09:51 | Dibaca: 383
<br>

fondra saputra

Bergabung: 28 Sep 2016
Bagikan:
Sejumlah supir lintas daerah kuala, padang, brahrang, selesai, brahrang ke arah medan mengeluhkan punggutan liar yang dilakukan sejumlah Oknum Pemuda Setempat, saat mereka melewati  jalan yang diportal yaitu jalan mancang, selesai yang menuju binjai dikarenakan Jembatan Payaroba yang rusak belum diperbaiki.

 

Mereka mengatakan, sebelum melewati jalan mancang dan pekan selesai tersebut, ada oknum pemuda setempat yang minta uang kepada para sopir dengan kupon variasi antara Rp100 ribu hingga Rp200 ribu, khususnya untuk truk. Kupon tersebut juga diminta kembali saat portal dibuka.

 

Mereka mengatakan, pungutan liar tersebut sudah dilakukan sejak jembatan tersebut rusak dan para supir mencari jalan alternatif menuju pekan kuala dengan melewati jalan perkebunan, namun sejumlah oknum membuat portal dengan dalih bahwa oknum pemuda setempat telah menyewa atau rental jalan tersebut dengan pihak perkebunan.

 

Menurutnya, kebanyakan sopir-sopir truk yang dikenai pungutan liar, mereka yang mengangkut barang dari Medan dengan tujuan desa-desa pinggiran yang tersebar di kabupaten langkat.

 

Bahkan mereka mengaku, pernah mengancam akan memarkir truknya di tengah jalan, karena oknum pemuda setempat yang berjaga marah-marah saat dirinya hanya bisa memberikan uang Rp100 ribu, tapi apa daya kami hanya sebagai supir untuk itu kami memohon kepada Bapak Kapolda atau pihak yang berwenang untuk memberantas masalah yang kami hadapi ini.

 

"Pungutan diberlakukan setiap hari, bahkan truk-truk harus mengantri saat melakukan pembayaran karena tutup buka portal sengaja dipersulit,  Mungkin mereka tahu, kebanyakan truk menuju ke desa-desa pinggiran di Kabupaten Langkat," kata para sopir-sopir yang tidak mau diberitahu namanya dikarenakan ancaman dari oknum pemuda setempat.
Beri Nilai:

Nilai: 0

Komentar: 0

Anda harus login terlebih dahulu untuk memberi komentar
Tentang Kami Syarat dan Ketentuan